Menu Tutup

Peduli Kaum Ibu

#PeduliKaumIbu #PeduliPasienDhuafa
Kondisi ekonomi kadang membuat masyarakat tidak berkenan melanjutkan proses pengobatan, terutama bagi masyarakat yg jauh dari pusat layanan kesehatan, bukan hanya sekedar memikirkan biaya transportasi namun juga biaya untuk sehari hari saat berada dirumah sakit, hal ini pun dialami oleh seorang ibu muda yg belum dikaruniai anak namun harus mengalami perut membesar sebagaimana ibu hamil, namun membesarnya bukan lantaran hamil besar tapi karena adanya penyakit didalam perutnya yg dicurigai sebagai tumor perut.
.
Adalah ibu suparmi (usia 37 tahun) yg beralamat didesa ganjar asri gang karya bhakti Metro Barat, harus tehenti menjalani pengobatan yg salah satunya adalah faktor biaya, disamping itu tidak adanya pendampingan agar tindakan medis yg baik dapat dilakukan, suami ibu suparmi bapak Febri Handoko yg setia mendampingi ibu suparmi meminta agar relawan bisa mendampingi proses pengobatan isterinya kembali terutama dari segi akomodasi transportasi dan tempat tinggal
.
Tim relawan Komunitas Peduli Generasi sudah memberikan arahan serta proses pembuatan rujukan agar ibu suparmi bisa dirujuk ke rumah sakit tipe B, jika tidak ada kesanggupan untuk mengobati relawan berharap ibu suparmi bisa dirujuk ke Jakarta
.
Semoga para relawan selalu mendapatkan support dari masyarakat terutama para dermawan agar senantiasa bisa membantu mengkondisikan masyarakat yg membutuhkan, terutama biaya operasional kegiatan relawan, terlebih lagi bagi relawan yg ditugaskan keluar provinsi
.
Hanya bermodalkan keyakinan “bahwa disetiap niat baik, pasti akan ada kemudahan” para relawan bekerja, bekerja dan bekerja tanpa harus berpikir nanti bagaimana atau bagaimana nanti, pokoknya menolong dulu selanjutnya serahkan semuanya pada Yang Maha Kuasa
.
“we care, we do, we share”

Sampaikan pesan Anda: